Rabu, 21 Agustus 2013

Aku sudah melupakannya . . .

Diposting oleh Jingga Langit Tenggara di 10.16 0 komentar


Aku sudah melupakannya, sungguh. Rasa ku terhadapnya, aku sudah lupa. Awalnya aku ragu, tapi ternyata semudah itu. Aku hanya cukup untuk tak mengharapkannya. Aku sudah sadar. Aku terlalu percaya pada ilusi hatiku. Apakah aku sakit hati? Sama sekali tidak. Saat aku tersadar dari ilusi hatiku ini, aku tahu, aku harus melupakannya, melupakan perasaan ini. Biarkan saja tertinggal disana. Disana tanpa aku tahu tempatnya. Biarkanlah rasa itu pergi, dan tak pernah sekalipun aku mengharapkannya kembali. Toh, hanya aku yang merasakannya, hahaha. Aku bahagia, entah mengapa aku merasa lebih ringan, maksudku aku merasa tidak terbebani atau apalah. Aku bahagia aku melupakannya. Aku bahagia rasaku untuknya sudah tidak ada. Jangan sampai aku terjebak dalam ilusi hati yang berkepanjangan. Aku mulai menata hati, dan tersenyum menyambut dunia. Halo semuanya. Jangan galau hanya karna seseorang yang bahkan tidak memikirkanmu , buanglah ilusi hatimu itu dan sadar, bahwa masih banyak hal yang membahagiakan lainnya, jangan sampai kau lewatkan.

Kamis, 04 Juli 2013

Pertemuan dan Perpisahan

Diposting oleh Jingga Langit Tenggara di 08.18 0 komentar
Apakah arti dari sebuah pertemuan? Kau baru tahu jawabannya setelah merasakan sebuah perpisahan. Saat kau berada dalam lingkungan yang baru, kau juga akan bertemu dengan orang-orang baru. Mulai belajar beradaptasi dan mengenal sekitar. Tapi siapa sangka pertemuan dan perkenalan yang sederhana itu akan membawamu dalam jenjang kehidupan yang lebih dewasa, dewasa menerima dan melepaskan. Seperti itulah kiranya, kau akan tahu jawabannya setelah kau merasakannya. Sakit? Tentu saja, dimanapun ada perpisahan pasti akan terasa menyakitkan, tapi jika memahami arti pertemuan, semuanya akan terasa indah. Ikhlas menerima dan ikhlas untuk melepaskan.

Jumat, 14 Juni 2013

Mungkin seperti ini . . .

Diposting oleh Jingga Langit Tenggara di 09.45 0 komentar
Apakah ada yang lebih menyakitkan dari cinta yang bertepuk sebelah tangan, seseorang yang kau sukai ternyata tak menyukaimu? Jawabannya ada. Lalu seperti apakah itu?  Mungkin seperti ini rasanya. Saat semua cerita bermula tanpa siapa tahu yang harus mengakhirinya. Saat kau mengakuinya, tapi dirinya tak mengakuinya, atau sebaliknya, dia mengakuinya tapi kau menyangkalnya. Saat kau mengakuinya, mengakui perasaan itu pada dirimu, kau merasa tak yakin dengan dirinya, mana mungkin dia juga akan merasakan hal yang sama. Tapi bagaimana kalau suatu saat kemudian semua itu berubah? Disaat kau mulai untuk melepaskannya, tak memikirkannya apalagi mempedulikan perasaan itu kepadanya, seolah kau diberi harapan. Ternyata dia juga menyukaimu. Apa yang kau rasakan? Perasaan itu ternyata muncul kembali. Ternyata perasaan itu tak benar-benar pergi, hanya sedang menunggu untuk dipanggil kembali. Tapi saat semua terungkap, ternyata tak semudah yang dibayangkan. Karena kau dan dirinya tetap pada perasaannya masing masing, hanya menyimpannya dalam hati, tak pernah bertemu apalagi bersatu.

Jumat, 19 April 2013

Biarkanlah seperti ini

Diposting oleh Jingga Langit Tenggara di 06.59 0 komentar
Mengingat masa lalu sama saja membuka luka lama yang enggan mengering. Menatap masa lalu sama saja membuat aku sesak setiap melihat potongan gambar yang sungguh aku sesali aku mengingatnya dengan baik. Aku benci , benci denganmu! Kenapa harus aku ? Apakah kau tahu, aku mengagumimu bahkan sebelum kejadian itu. Yah, aku tahu aku berbohong pada diriku, tapi apakah kau tahu tentang hati seorang perempuan? Yah aku gengsi. Tapi apakah aku akan selalu seperti ini? Berpura-pura melupakannya ,tapi aku selalu menunggumu. Katakanlah padaku.
Sampai saat ini pun aku belum juga tahu jawabannya, pertanyaan yang selalu bergulir dalam benakku dua tahun ini. Entahlah, mau apapun yang terjadi aku juga mungkin belum atau bahkan tak berani mengatakannya. Akan ku simpan perasaan ini baik baik. Biarkanlah begini adanya. Mungkin memang harus seperti ini sebuah cerita kehidupan yang sudah digariskan.
 

Langit Jingga Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei